10 Kawasan Hunian Paling Ideal Di Jabodetabek

adsense-fallback
10 Kawasan Hunian Paling Ideal Di Jabodetabek

10 Kawasan Hunian Paling Ideal Di Jabodetabek

Setiap calon pembeli, akan mencari rumah di kawasan yang paling menguntungkan baginya, baik dari sisi kenyamanan maupun dari pertimbangan ekonomis. Membeli rumah di kawasan favorit akan menjadi peluang investasi yang menggiurkan.

1.       BINTARO JAYA

adsense-fallback

Selatan Jakarta selalu punya pesona yang tak pernah luruh sebagai tempat hunian. Lingkungannya asri dan bersahabat, demikian alasan yang biasa diberikan para penghuni rumah di wilayah tersebut. Salah satu primadona perumahan di sini adalah Bintaro Jaya. Perumahan ini menjadi semakin memiliki daya tarik dengan adanya tol yang menjahit Bintaro dengan Pondok Indah tahun 2005. Mereka yang akan membeli rumah di selatan Jakarta umumnya menyempatkan diri untuk menengok perumahan ini.

Bintaro Jaya dikenal dengan fasilitasnya yang lengkap, sehingga seandainya seorang penghuni tidak keluar dari kawasan itu pun tidak masalah. Di sana sudah ada sekolah, rumah sakit, mall, bank bank, supermarket, departement store, dan pusat onderdil. Bahkan mencari bengkel, penjahit baju, toko roti, restoran yang bersedia mengantar makanan ke rumah, sampai tukang pijat sekalipun sangat mudah. Tapi, semua juga tahu, bahwa Bintaro Jaya adalah perumahan elite sehingga harga rumahnya pun “elite” alias mahal.

 2.     BSD CITY

Kemajuan dan menariknya investasi di Serpong memang pada akhirnya tak bisa dipisahkan dari kondisi infrastruktur dan aksesibilitas serta kualitas lingkungan yang ditawarkan beberapa perumahan tersebut di atas. Tak lupa pula profesionalitas dan manajemen modern dalam merancang dan mengelola kawasan perumahan. Ini sekaligus menjadi motivator utama mengapa Serpong Selatan begitu melesat pertumbuhannya. Sejak 2010 hingga kelak beberapa tahun mendatang, kawasan ini diproyeksikan akan tampil sebagai instrumen investasi paling mengkilat.

Tak hanya investor personal yang meminati Serpong. Investor korporat dan beberapa perusahaan pun tertarik untuk membangun dan berkantor di sini. Unilever telah resmi membeli lahan seluas 3 hektar di Green Office Park , BSD City. Di sini mereka akan membangun head office baru dengan merelokasi head office lama yang berada di CBD Jakarta.

 3.     CIBUBUR

Perkembangan sektor properti yang pesat tersebut pun akhirnya mendorong terciptanya berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan berhuni. Mulai dari fasilitas pendidikan baik sekolah nasional maupun internasional, pusat perbelanjaan, fasilitas hiburan, hingga layanan kesehatan. Kawasan Cibubur pun makin bergairah dan hidup dengan semakin banyaknya tempat usaha yang berjajar di sepanjang Jalan Alternatif Cibubur, di antara perumahanperumahan kelas menengah. Di samping itu, berbagai fasilitas yang tersedia ini bukan hanya terdapat di lingkungan Cibubur secara keseluruhan, tetapi juga di dalam kompleks perumahan.

CIBUBUR

Perkembangan kawasan Cibubur mendapatkan perhatian lebih, ketika publik mengetahui bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bermukim di Cikeas. Hal ini sekaligus menjadikan kawasan Cibubur sebagai daerah profit plus. Belum lagi bila kita menyimak developer – developer besar yang mengembangkan sektor properti dengan lahan super luas dan besar sekali, seperti Citra Grand, Kota Wisata, Legenda Wisata, Cibubur Residence dan masih banyak lainnya. Konsep Apertemen subsidi Cibubur Village juga ikut mengambil peran didaerah ini.

 4.     KOTA HARAPAN INDAH

Kota ini hadir memberikan warna baru sebagai hunian terlengkap. Letaknya yang strategis dan prospektif menjadikan Kota Harapan Indah (KHI) sebagai hunian masa depan yang tepat. Dia atas lahan seluas 2000 ha, “Kota Baru” ini merupakan hunian  terlengkap. Mulai dari pusat bisnis hingga pasar tradisional tertata rapih. Besutan PT. Hasana Damai Putera (HSP) ini juga dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti. Sport center, pasar modern dan tradisional, rumah sakit, pom bensin, sentra niaga, sentra bisnis, sekolah, shuttle bus, PDAM, hingga trans Kota Harapan Indah jurusan Bekasi – Blok M. Sedikitnya 60.000 Kepala Keluarga (KK) kini telah menikmati “service” yang diberikan Kota Harapan Indah. Hunian bertaraf internasional dengan nuansa yang futuristik minimalis nan menawan ini ditawarkan mulai dari Rp600 juta hingga Rp2 milyar.

 Hunian ini diapit dua akses tol, yaitu tol Cakung dan tol Marunda. Akses tersebut tentunya memberi kemudahan bagi jarak  tempuh, terutama menuju kantor. Dan bagi pencinta kuliner pun tak perlu khawatir. Pilihanya pun beraneka ragam. Mulai dari kuliner nusantara hingga kuliner franchise dengan mudah ditemui di Kota Harapan Indah. Tentunya semua fasilitas itu membuat suasana hunian kian terasa lengkap.

 5.     KEMANG

Kemang, Jakarta Selatan juga menjadi salah satu kawasan favorit terutama untuk para ekspatriat. Selain itu, kawasan tersebut juga membuat target pasar pengembangan properti di Kemang kian bertambah. Alasan Kemang menjadi favorit, yang pertama tentu saja Kemang masih hijau wilayahnya, banyak pepohonan, kedua banyak cafe-resto, galeri, butik, dan ketiga area di sini banyak warga asing, jadi sekolah asing juga banyak yang dibangun. Tak heran, harga tanah di Kemang sangat bervariasi, mulai dari yang termurah dikisaran Rp8 juta per m2, hingga yang termahal sekira Rp15 juta per m2.

6.     PANTAI INDAH KAPUK

Untuk dijadikan sebagai tempat usaha pun sangat cocok, Pantai Indah Kapuk yang terletak di utara Jakarta ini mempunyai lokasi yang strategis. Aksesnya pun sangat mudah, mengingat developer sedang membangun inter change jalan layang yang direncanakan rampung tahun ini. Memudahkan Anda untuk keluar masuk Pantai Indah Kapuk. Dengan direncanakannya menjadi sebuah kawasan CBD (Central Business District), pastinya, harga properti pun akan berpotensi untuk melonjak cepat. Pertumbuhan juga penyerapannya terlihat cukup baik. Area di kawasan ini sangat menarik untuk dijadikan sebuah investasi jangka panjang kedepannya. Karena harga tanah tiap bulanannya mengalami kenaikan.

 Selama ini, pasar landed house di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) terbilang laris manis dipasaran. Bermunculannya kompleks hunian baru, disinyalir bakal tumbuh begitu pesat. Bisnis properti di area kepala Naga pun terus mengalami kenaikan harga yang signifikan. Terlebih lagi setelah diluncurkannya pengembangan Golf Island. Diatas lahan kurang lebih mencapai 200 hektar, dengan konsep desain terbaik. Project ini diyakini oleh banyak para pelaku properti merupakan proyek prestisius yang belum pernah ada di Indonesia.

 7.     GADING SERPONG

Gading Serpong yang sempat tersendat saat krisis ekonomi 10 tahun lalu, kini menggeliat lagi. Mal baru Summarecon Mal Serpong dibangun, dan langsung memikat masyarakat Serpong, Tangerang dan sekitarnya. Pengelola mal ini tak tanggung-tanggung, mengundang banyak artis ternama untuk tampil di sini. Downtown Walk di mal ini memenuhi hasrat warga yang ingin nongkrong dalam suasana alfresco dining sambil menikmati hiburan musik band.

Kehadiran Summarecon Mal Serpong membuat Supermal Karawaci di kawasan Lippo Karawaci langsung berbenah. Sebelum krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1997, Supermal Karawaci masih milik Grup Lippo. Namun kini kepemilikan mal seluas 110.000 meter persegi itu sudah berpindah tangan. Nah, Supermal Karawaci kini mengubah wajah dengan konsep lebih “wah”.

 8.     SENTUL CITY

Keberadaan Tol BORR ini memberikan prospek cerah bagi sektor properti di Bogor. Dalam setahun terakhir, properti di kawasan ini seperti harga lahan atau perumahan mengalami peningkatan sekitar 10%-15%. Bogor terutama Sentul adalah salah satu kawasan yang meningkat propertinya di Jabodetabek. Dengan kelengkapan sarana fasilitas, Sentul bak kawasan modern baru yang memiliki daya tarik bagi pengembang dan investor pembeli.

 Prospek Sentul dianggap menguntungkan karena harga properti, terutama rumah cenderung mengalami kenaikan. Mulai lahan, rumah secondary, sampai rumah baru, hampir semuanya mengalami kenaikan sekitar 15% di kawasan Sentul setiap tahunnya. Segmentasi market

rumah di Sentul sebagian besar membidik kalangan menengah, antara lain Perumahan Tatya Asri. Seiring dengan pertumbuhan kawasan residensial di Sentul, fasilitas wisata pun bermunculan. PT Sentul City Tbk termasuk salah satu pengembang yang rajin mendirikan fasilitas wisata di kota mandirinya.

 Saat ini di Sentul City sudah ada Taman Budaya Edutainment Center seluas empat hektare (ha). Taman Budaya ini dilengkapi dengan galeri seni, restoran, taman bermain anak, area outbond, dan sejumlah fasilitas lain. Selain itu, fasilitas wisata di Sentul City juga bertambah dengan hadirnya Eco Park dan Pasar Apung.

 9.     KELAPA GADING

Survei Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi kenaikan harga tanah (di pasar sekunder) di kawasan Jakarta selama periode triwulan II-2012. Kenaikan harga paling tertinggi terjadi di kawasan Kelapa Gading. Dibandingkan tiga bulan sebelumnya, harga tanah di Jakarta rata-rata mengalami kenaikan 3,78% dengan kenaikan tertinggi Terjadi pada rumah segmen atas 3,85%. “Berdasarkan wilayah kenaikan harga tanah tertinggi terjadi di wilayah Jakarta Utara (4,28%) terutama wilayah Kelapa Gading (7,44%) dan Sunter (5,95%) dengan harga jual rata-rata Rp 8,72 juta,” jelas survei BI.

 Menurut survei tersebut alasan melejitnya harga tanah di kawasan utara khususnya Kelapa Gading disebabkan adanya anggapan kawasan ini merupakan huhian terbaik untuk kelas menengah dan atas. “Kenaikan harga tanah terendah terjadi di wilayah Jakarta Timur 3,14% (q to q) dengan rata-rata harga jual tanah sebesar Rp 4,55 juta,” jelas laporan BI.

 10.   CINERE

Rencana pembangunan dua jalan tol sejak sepuluh tahun lalu; Cinere-Jagorawi dan Depok-Antasari-Bojong Gede, yang melintas kawasan itu, juga belum terealisasi. Itulah yang menyebabkan kawasan tersebut belum bisa disebut sebagai kawasan hunian ideal. Tapi, jika mau bersabar tiga atau lima tahun lagi, pembangunan tol Jagorawi- Cinere (bagian dari JORR II) dan Antasari- Depok-Bojong Gede, bukan hanya akan memperlancar lalu lintas Depok-Jakarta tapi juga membuka akses Cinere, Sawangan, Depok, Citayam, dan Bojong Gede terhadap kawasan lain.

 Prospek Cinere – Sawangan juga terangkat oleh kebijakan Pemkot Depok yang akan menjadikannya sebagai pusat pertumbuhan baru. Untuk itu Jalan Raya Limo yang menghubungkan kedua daerah itu dan akses ke jalan tol akan dilebarkan. Di sini Megapolitan Group, salah satu developer besar di Cinere, akan membangun komplek pertokoan.(majalah rumah123)

adsense-fallback