Memilih Rumah Kontrakan

adsense-fallback

Memilih Rumah Kontrakan

Mengontrak rumah bisa menjadi solusi bagi perantau. Dibanding kos yang menyewa satu kamar, mengontrak rumah ini dinilai lebih baik. Meski tidak ditempati selamanya, pengontrak hendaknya tetap mempertimbangkan rumah kontrakan yang dipilihnya. Tujuannya agar betah dan bisa beraktifitasi maksimal.

Pertimbangkan Anggaran

adsense-fallback

Hal utama yang perlu diperhatikan adalah anggaran. Mengingat banyaknya pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari, pengontak perlu menyesuaikan anggaran , agar tidak terbebani dengan biaya kontrakan yang harus dibayarkan.

Jangka waktu pembayaran juga bisa menjadi pertimbangan. Usahakan mencari rumah kontrakan yang bisa dibayar tiap bulan atau maksimal enam bulanan. Dengan tempo yang tidak terlalu lama, lebih mudah bila sewaktu-waktu ingin pindah karena sudah menemukan rumah atau tidak kerasan  di rumah kontrakan tersebut.

Pertimbangkan Lokasi

Pertimbangkan pula lokasi. Rumah kontrakan yang hanya digunakan sebagai tempat tinggal tentu berbeda dengan kontrakan yang digunakan untuk bisnis atau usaha. Untuk mendukung usaha, perlu memilih lokasi yang strategis sehingga mudah diakses semua orang, misalnya dekat dengan jalan raya. Selain itu pilihlah lokasi yang berdekatan dengan fasilitas lainnya, khususnya transportasi umum.

Pertimbangkan Kondisi Rumah

Pastikan juga kondisinya layak digunakan. Perhatikan kebersihan dan keberadaan sanitasi dalam hunian. Agar tidak merepotkan dan menghemat pengeluaran, bisa memilih rumah kontrakan yang sudah dilengkapi perabot utama seperti tempat tidur, meja, kursi dan lemari.

Perjanjian Kontrak

Penting diperhatikan adalah bukti perjanjian kontrak. Kedua belah pihak baik pemilik maupun pengontrak perlu mendapatkan surat perjanjian yang dibuat rangkap dua. Tujuannya, memperjelas status sewa rumah. Dengan begitu, rumah bisa berfungsi dengan maksimal sesuai kebutuhan penghuninya. Pemilik juga merasa aman melepas rumah kontrakannya (ae-smg)

adsense-fallback