Pesona Screen Wall

adsense-fallback

Pesona Screen Wall

Dinding berventilasi merupakan elemen arsitek populer yang sejak pertengahan abad lalu hingga kini masih tetap diaplikasikan. Pesonanya seolah tak lekang dimakan waktu dan desainnya terus mengalami evolusi, beradaptasi dengan zaman. Berawal dari penyiasatan sinar matahari, screen wall kemudian berkembang menjadi elemen dekoratif yang tak hanya fungsional, namun dapat juga menjadi nilai tambah estetika bangunan.

Fungsi dan Keunggulan

adsense-fallback

Elemen dinding berpori ini memiliki banyak nama selai screen wall, misalnya ventilated wall, ventilation block, vented block, screen block, dan sebagainya. Di Indonesia, orang sering menyebutnya dinding roster atau kerawang. Prinsip utamanya yaitu menghalau sinar dan panas matahari. Dengan banyaknya jumlah lubang yang ada di dinding, udara pun dapat dengan leluasa masuk dan keluar dari bangunan.

Sayangnya, popularitas screen wall kini dikalahkan penghawaan buatan atau AC. Padahal aplikasinya sangat cocol untuk negara beriklim tropis. Beberapa pabrikan bahkan menyebut ruangan yang menggunakan screen wall 10 derajat celcius lebih sejuk dari yang tidak menggunakan screen wall. Dengan kemampuannya yang dapat menyediakan penghawaan dan pencahayaan alami untuk bangunan , screen wall dapat menghemat penggunaan listrik untuk AC dan lampu.

Desain dan Estetika

Dalam dunia arsitektur, screen wall berkerabat dekat dengan teralis kayu yang dahulu ditemukan pada arsitektur Hindu dan Moorish. Secara estetika , keindahannya tak hanya terletak pada motifnya, namun juga pada eek cahaya dan bayangan yang dihasilkan ketika terpapar sinar matahari atau lampu. Di masa kejayaannya, sekitar tahun 1950-1960, lebih dari 250 pola screen block diciptakan. Agar tidak terkesan kuno dan selaras dengan gaya bangunan modern, kini desain screen wall lebih simpel dan bernuansa kontemporer. Pola geometris kini lebih banyak diminati ketimbang  motif organik atau foral vintage yang menjadi ciri khas screen wall klasik.

Material dan Aplikasi

Umumnya screen wall menggunakan bahan material beton ringan atau GRC. Namun tidak sedikit juga yang menggunakan material tanah liat. kayu, metal dan baja juga dapat digunakan sebagai elemen struktur, melainkan dekorasi, sehingga tidak diperlukan ketahanan material yang tangguh untuk dapat menahan beban tertentu. Screen block sangat versatile dan dapat diaplikasikan di berbagai jenis bangunan. Dari bangunan perkantoran, komersial, rumah ibadah, hingga bangunan residensial. Pada hunian dapat digunakan di berbagai jenis dinding, dari mulai pagar, partisi taman, atau dinding kebun hingga dinding fasad. (deri/Bintang Home /277)

Judul artikel : Pesona Screen Wall

adsense-fallback