Pilih Pagar Untuk Rumah, Pagar Besi Atau Pagar Alumunium?

Rumah Pantura – Bagi Anda yang berkeinginan memasang pagar untuk rumah, mungkin artikel yang satu ini dapat membantu.

Terkadang kebingungan kerap hadir saat akan memilih pagar untuk rumah. Kebingungan tersebut tidak hanya menyangkut jenis maupun modelnya. Tetapi juga mengenai bahan baku yang akan digunakan sebagai pagar untuk mempercantik sekaligus menjaga keamanan  rumah. Pagar besi ataukah pagar aluminium?

Informasi tentang beberapa kelebihan dan kelemahan pagar besi maupun pagar alumunium yang membantu Anda menentukan jenis pagar terbaik yang Anda butuhkan. PT. Architectaria Media Cipta – salah satu perusahaan yang bergerak di bidang desain arsitektur, interior, dan konstruksi bangunan melalui situs resminya, architectaria.com. memaparkan beragam hal mengenai kelebihan dan kekuurangan material atau bahan yang akan Anda gunakan sebagai pagar di rumah Anda.

adsense-fallback

Besi dan alumunium pada dasarnya merupakan bahan yang sama – sama berunsur logam. Tetapi, tentu kedua hal tersebut memiliki perbedaan, baik dari segi harga, kualitas, dan kekuatan.

Namun, masing – masing material tersebut tentu memiliki kelebihan dan kelemahan. Untuk itu, kita perlu melihat dan mengestimasi kelebihan serta kekurangan masing – masing material, sehingga kita bisa memilih mana material terbaik yang sesuai dengan keinginan kita.

PAGAR BESI

Pagar besi tergolong pagar yang cukup berat dan solid sehingga pagar ini sangat ideal untuk ditempatkan di area yang sering basah, tergenang air, atau banjir. Pagar besi ini cukup padat dan rapat, sehingga meminimalisir kemungkinan genangan air dari luar untuk melewatinya.

Selain itu, kekuatan pagar besi ini lebih besar dibandingkan pagar biasa. Dari segi desain, pagar besi disebut relatif mudah dibentuk dalam berbagai macam desain sesuai keinginan. Misalnya, Anda bisa memberikan ukiran nama Anda di permukaan pagar besi ini. Hal seperti ini tentu saja akan meningkatkan rasa kebanggaan dan kepemilikan akan pagar tersebut, sekaligus sebagai identitas.

Meskipun terbukti pagar besi memiliki ketahanan yang lebih dibandingkan pagar lain, terutama alumunium.Namun pagar besi ini biasanya dipatok dengan harga yang lebih tinggi dari pagar alumunium.

Bila Anda memiliki budget yang terbatas untuk pemasangan pagar di rumah, disarankan untuk tidak membeli pagar besi. karena nantinya akan memakan biaya yang cukup besar. Tak hanya dari harga pagar itu sendiri, bahkan biaya konstruksinya pun akan jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan pagar alumunium.

Memang, dengan pagar besi ini Anda bisa memiliki banyak variasi dalam menentukan desain, tetapi mengingat harganya yang selangit tentu hal ini perlu dipertimbangkan kembali.

Untuk area yang memiliki lanskap yang cukup curam, pagar besi ini kurang cocok diterapkan. Pagar besi ini kurang fleksibel saat diletakkan di area dengan tingkat kemiringan yang cukup tajam. Selain itu, besi ini juga akan mudah teroksidasi hingga akhirnya menimbulkan karat. Artinya Anda perlu melakukan perawatan yang lebih intensif untuk membersihkan karat serta mengecatnya kembali.

Pada dasarnya, pagar besi ini berwarna hitam dan putih. Jadi, jika Anda menginginkan warna lain yang sesuai selera Anda, Anda perlu mengecatnya terlebih dahulu.

PAGAR ALUMUNIUM

Jika Anda menginginkan sebuah pagar yang awet, tahan lama, serta perawatannya mudah, maka beralihlah ke pagar berbahan Alumunium. Dibandingkan dengan pagar besi, pagar alumunium ini juga relatif lebih murah dan terjangkau, sehingga bisa disesuaikan dengan dana yang  Anda miliki.

Alumunium terbukti lebih ringan serta mudah untuk dilakukan instalasi, sehingga biaya konstruksinya pun bisa lebih murah. Yang paling penting, tak seperti besi yang sangat mudah berkarat karena terpapar udara luar, bahan alumunium ini sangat tahan karat sehingga Anda tak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi untuk perawatan.

Anda tak perlu mengecatnya atau menggunakan sandblasting untuk merontokkan karat, karena toh karakteristik alumunium ini memang sudah anti karat.

Seperti halnya pagar besi, pagar Aluminium ini juga aslinya berwarna hitam dan putih. Jadi, bila Anda menginginkan warna lain, Anda perlu melakukan pengecatan. Tetapi tak perlu khawatir, bahan alumunium ini cukup mudah dicat dan Anda pun bisa melakukannya sendiri.

Selain itu, pagar alumunium ini juga hadir dalam berbagai variasi model, bentuk, serta desain yang bisa dikombinasikan. Dengan banyaknya varian – varian tersebut, maka Anda bisa lebih mudah mencocokkan desain pagar dengan tema dan konsep rumah.

Kelemahan utama yang dimiliki pagar alumunium terkait dengan kekuatannya. Dibandingkan dengan pagar besi, tentu pagar alumunium ini cenderung lebih ringkih.

Pagar alumunium tidak akan tahan hembusan angin yang kencang dan juga mudah rusak bila terjadi bencana alam, misalnya banjir dan gempa bumi.

Meskipun relatif lebih mudah, pemasangan pagar alumunium membutuhkan ketrampilan khusus agar bisa terpasang dengan baik. Tak hanya itu, dibutuhkan juga alat – alat yang khusus agar pagar alumunium ini dapat terinstal dengan baik.

Jadi, Anda mau pilih yang mana? Pagar bersi ataukah pagar aluminium? (hesti prastyani/architectaria)

Download  Artikel(Pdf) : Pilih Pagar Untuk Rumah, Pagar Besi Atau Pagar Alumunium?

adsense-fallback