Login


Register | Recover Password
 

Tips mengecat permukaan tembok baru dan lama

Tags: , ,

mengecat permukaan tembok Tips mengecat permukaan tembok baru dan lamaTips mengecat permukaan tembok baru dan lama

Mengecat permukaan tembok dan bagian rumah merupakan kegiatan yang terasa begitu sulit bila kita tidak mengetahui caranya. Alih-alih mempercantik ruangan yang dicat malah menjadikan ruangan tambah semakin terlihat berantakan. Disamping memperburuk tampilan ruangan, kesalahan dalam melakukan pengecatan juga membuat pemborosan biaya yan dibutuhkan dalam pengecatan. Agar kegiatan mengecat dapat lebih mudah dan efisien diperlukan tips mengecat permukaan tembok  baik itu permukaan tembok lama dan permukaan tembok baru.  Simak caranya untuk mempermudah Anda mengecat permukaan tembok  seperti dilansir situs www.avianbrands.com berikut :

Tips mengecat permukaan tembok baru

  • Untuk mendapatkan hasil akhir terbaik, semen pada plesteran/ beton harus sudah kering sempurna (minimal selama 28 hari).
  • Tembok yang masih belum kering, apabila dicat akan memberikan hasil pengecatan yang tidak merata (belang).
  • Tembok yang akan dicat harus diperiksa dahulu kelembapannya. Kadar air harus sudah dibawah 18% (Gunakan alat protimeter untuk mengukur kadar air pada tembok).
  • Periksa kadar alkali pada tembok. Untuk menetralisir pH pada tembok, sebaiknya menggunakan Alkali Resisting Primer.
  • Apabila persiapan diatas sudah dilakukan, bersihkan permukaan dari bekas semen, kotoran, pengapuran, debu, minyak dan lain-lain.
  • Gunakan kertas amplas kasar/ sikat permukaan tembok dan bersihkan debu dengan air bersih. Kemudian keringkan dengan lap yang bersih.
  • Bila permukaan tembok berlumut atau berjamur, cuci dengan larutan kaporit 10 – 15%.

Tips mengecat permukaan tembok lama

  • Perlu dilakukan pengecekan mengenai daya lekat cat pada permukaan tembok lama.
  • Apabila daya lekat cat lama masih baik, gosok permukaan dengan kertas amplas/ sikat, kemudian cuci permukaan dengan air bersih.
  • Apabila permukaan cat lama masih baik namun tumbuh lumut/ jamur, cucilah dengan larutan kaporit dan disikat. Kemudian bilas dengan air bersih.
  • Apabila terjadi pengapuran, bersihkan debu pada permukaan sampai tuntas dengan air bersih sampai pengapuran hilang. Permukaan yang berkapur sangat mempengaruhi hasil akhir pengecatan.
  • Apabila terdapat sisa-sisa cat lama yang terkelupas, gunakan sikat untuk menghilangkan sisa-sisa cat tersebut sampai ke dasar tembok.
  • Apabila lapisan cat lama berasal dari cat kualitasnya tidak menentu, sebaiknya dinding dikelupas seluruhnya sampai ke dasar tembok.

Judul Artikel : Tips mengecat permukaan tembok baru dan lama

Print

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>