Tips Menghindari Makelar Nakal Dalam Jual Beli Properti

Tips Menghindari Makelar Nakal Dalam Jual Beli Properti

Rumah Pantura – Ketika mendengar kata makelar, kebanyakan orang pasti memiliki pikiran yang  mengarah kepada pekerjaan yang berkonotasi negatif. Apa sih arti makelar? Makelar merupakan sebuah pekerjaan di bidang jasa dimana tugasnya membatu menawarkan dan menjualkan produk orang lain,  mereka akan mendapat komisi/bayaran dari hasil penjualan produk tersebut..

Kenapa sih makelar sering berkonotasi kepada hal negatif? Pandangan hal ini disebabkan karena kebanyakan tindakan makelar yang seringkali kali merugikan, dari makelar yang suka menaikkan harga seenaknya karena mereka lah yang lebih dahulu yang mengetahui persis harga tanah yang akan diperjualbelikan hingga makelar yang hobinya berbohong dengan tidak memberikan informasi yang sebenarnya kepada pembeli maupun kepada penjual yang menggunakan jasanya.

adsense-fallback

Bahkan tak sedikit makelar yang sampai-sampai harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Hanya saja apakah semua makelar  itu selalu berkonotasi negatif dan selalu tidak jujur. Pasalnya, dari sekian kepala yang melakukan profesi ini tidak sedikit yang bekerja dengan jujur dan memudahkan Anda dalam membeli tanah yang diidamkan.

Berikut tips  jitu guna menghindari makelar tanah yang nakal :

  1. Jika Anda ingin melakukan transaksi usahakan jangan pernah melakukan transaksi pembelian  tanah secara langsung hanya dengan makelar, dianjurkan untuk dikenalkan kepada pemiliknya tanahnya langsung.
  2. Ketahui dengan pasti berapa sebenarnya harga lahan yang diinginkan  dan jangan hanya percaya harga yang ditawarkan makelar. Lantas jangan lupa periksa surat menyurat kepemilikan. Jika sertifikat, serta cek keabsahannya kepada staf BPN. Jangan sekali-kali mengijinkan orang-orang yang mengaku petugas BPN atau PPAT untuk mengukur tanah Anda dengan alasan tertentu.
  3. Selain itu jangan pernah menyerahkan dana pembelian (misal DP) kepada makelar, walaupun mereka mengatasnamakan pemilik lahan. Nah, berkaitan dengan hak kepemilikan tanah, hendaknya Anda harus menguasai/memahami betul riwayat tanah, paling tidak ada penguatan dari saksi-saksi seperti RT/RW atau kelurahan setempat.
  4. Ada hitam di atas putih, hal ini terkait jika makelar tidak percaya kepada Anda atau takut jatah mereka “lenyap” setelah terjadi transaksi, ada baiknya buatkan surat kesepakatan pemberian komisi dengan syarat mereka mau menunjukkan siapa pemilik lahan yang sebenarnya.

Nah jika Anda ingin menghindar dari kejaran makelar ketika akan membeli tanah, berikut tipsnya

  1. Jangan langsung akrab dengan makelar, cukup kenal saja dan jangan langsung direspon setiap kali mereka telepon/sms. Tunjukkan pada mereka bahwa kita punya privasi dan tidak semata hanya mengurusi barang yang hendak kita beli itu.
  2. Jangan menunjukkan kesan bahwa kita bernafsu sekali membeli properti  yg mereka promosikan
  3. Jangan memberikan alamat rumah /kantor Anda.
  4. Jika bertukar nomor hape, berikan saja nomor hape yang bukan nomor pribadi, tetapi nomor umum
  5. Beri ketegasan di awal perjanjian, berapa fee yang akan Anda beri ke makelar dan kapan fee tersebut bisa terealisasi. Misalnya dalam hal pembelian tanah, fee makelar akan kita berikan pada saat proses jual beli di notaris.
  6. Selalu ingat, bahwa makelar biasanya meminta fee dari kedua pihak, penjual dan pembeli. Oleh karenanya anda sebaiknya berkoordinasi dengan si penjual. Jangan sampai memberi double fee.
  7. Jika anda membeli tanah dari makelar, fokuskan perhatian anda pada  keabsahan dokumen, misal untuk tanah / rumah perhatikan legalitas suratnya.
  8. Jangan terburu nafsu membeli (ini yang utama). Biasanya semakin anda nampak bernafsu, semakin dahsyat rayuan dan follow up para makelar

(Harry Prasetyo/rumahku.com/waspadalahselalu)

Judul Artikel : Tips Menghindari Makelar Nakal Dalam Jual Beli Properti

adsense-fallback