Tips Mereduksi Suara Bising Pada Rumah

adsense-fallback

Tips Mereduksi Suara Bising Pada Rumah

Suara bising memang sangat mengganggu. Sumbernya, bisa dari debu mesin kendaraan. Jika rumah Anda berada di pinggir jalan kompleks, biasanya suara bising berasal dari suara pedagang atau pembicaraan orang.

Kebisingan dalam ruangan dapat terjadi karena energi suara di dalam ruangan berjalan lambat sampai ke telinga pendengar. Energi suara yang melambat itu menimbulkan suara akan datang secara bertahap, sehingga menimbulkan dengung. Jika semakin lambat, terjadilah echo (suara gema), suara yang datang berulang-ulang.

adsense-fallback

Sebetulnya, suara bising dapat dikurangi. Untuk mengatasi bising, Anda dapat mencari tahu penyebab datangnya suara tersebut. Ada tiga penyebabnya:

  1. Sumber kebisingan

Kenali sumber suara yang menghasilkan kebisingan. Sumbernya boleh jadi dari deru mesin kendaraan yang melintas di depan rumah. Atau suara yang berasal dari pembicaraan orang di sekitar rumah.

Untuk mengatasi itu, Anda dapat membangun dinding pagar yang cukup tinggi, sekitar 2m. Jika suaranya sangat bising, Anda dapat menambahkan bahan peredam suara pada dinding rumah.

Gunakan tanaman dan pohon yang rindang. Fungsinya, untuk penetralisir suara. Pilih tanaman yang berdaun lebar agar andal mereduksi suara bising yang berlebihan.

baca juga :  Redam Suara Bising Dengan Dinding Gipsum

  1. Jalur kebisingan

Anda juga perlu memeriksa jalur rambatan suara yang masuk ke rumah. Ceklah letak jendela, pintu, dan beberapa lubang udara yang menjadi jalan masuk suara. Terutama bukaan yang menghadap ke arah jalan.

Untuk mengurangi rambatan suara yang masuk, Anda dapat menambahkan bahan peredam. Misalnya, kain gorden atau kerai kayu.

  1. Sasaran Kebisingan

Dari sumber bunyi, suara dirambatkan dan dipantulkan ke seluruh ruang. Setelah terpantul dinding, suara tersebar ke seluruh ruangan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat melapisi ruangan dalam rumah Anda dengan bahan peredam suara. Selain itu, Anda dapat menempatkan furnitur kayu, hiasan di dinding, maupun karpet lantai (lukkie/Idea)

baca juga : Merencanakan Renovasi Rumah

adsense-fallback