Warna Ceria untuk Kamar Tidur

adsense-fallback

Warna Ceria untuk Kamar Tidur  

Rumah Pantura – Jika menyukai warna-warna ceria seperti kuning dan oranye, mengapa tidak menerapkannya untuk kamar tidur Anda?

WAH, soalnya “pakem” warna untuk kamar tidur, kan, biasanya hijau, biru, atau putih. Pokoknya warna-warna soft, deh. Mungkin itu jawaban yang akan Anda berikan untuk pertanyaan di atas tadi.

adsense-fallback

Padahal, tak ada teori interior manapun yang menabukan Anda untuk menerapkan warna-warna ceria dan hangat di kamar tidur. Bahkan menurut Leatrice Eiseman, seorang konsultan warna yang telah menelurkan buku The Color Answer Book (Capital Books, 2003) dan Colors for Your Every Mood (Capital Books, 2000), apapun warna yang Anda pilih untuk ruangan/rumah , pastikan bahwa Anda menyukainya. Tak perlu berpatokan pada pilihan warna yang sedang menjadi tren, melainkan berpeganglah pada respon emosi positif yang Anda berikan terhadap suatu warna.

Lantas apa itu respon emosi positif? Respon emosi positif bisa diilustrasikan seperti berikut ini. Pada suatu hari yang cerah bermandikan sinar matahari, Anda merasa bahagia, dan energi yang habis serasa terisi kembali. Saat itu pikiran atau memori Anda akan mencatat bahwa warna kuning—yang mewakili hari cerah bermandikan sinar matahari tadi—identik dengan perasaan hangat dan bahagia. Suatu saat, ketika Anda merasa nyaman serta bahagia berada di dalam sebuah ruangan yang bernuansa kuning, itu artinya diri Anda memberikan respon emosi positif terhadap warna kuning, berdasarkan memori yang terekam di otak Anda.

Warna Hangat

Roda warna—lingkaran yang melambangkan gradasi warna—terbagi menjadi kelompok warna hangat dan kelompok warna dingin. Tiap warna yang menjadi anggota dari masing-masing kelompok, mendatangkan kesan yang berbeda-beda. Biru, hijau, dan ungu, adalah

kelompok warna dingin. Mereka melambangkan alam dan udara yang mendatangkan efek tenang dan rileks bagi kita.

Sementara warna merah, oranye, dan kuning adalah anggota kelompok warna hangat. Disebut demikian karena warna-warna ini mengingatkan kita akan panasnya api dan

hangatnya sinar matahari. Efek yang dihasilkan warna merah, oranye, dan kuning adalah timbulnya perasaan hangat dan nyaman. Dalam tone warna yang lebih tua atau lebih kuat, warna-warna ini akan meningkatkan produksi adrenalin, meningkatkan tekanan darah, dan meningkatkan kecepatan bernafas Anda.

Oranye dan Kuning

Oranye adalah kombinasi dari warna merah dan kuning. Karena mengandung unsur merah, oranye juga memberi efek menghangatkan ruangan, hanya saja tidak sedramatis efek yang dihasilkan warna merah. Jika merah menghasilkan perasaan bergairah dan berapi-api, maka oranye sebagai salah satu “turunan”nya, menimbulkan kesan akrab dan welcome, menghibur, membangkitkan energi serta rasa exciting. Oranye adalah pilihan warna yang tepat untuk ruang tamu, ruang keluarga, juga untuk kamar tidur, terutama kamar tidur anak-anak.

Sementara kuning adalah warna yang paling dapat menangkap pandangan mata atau mencuri perhatian kita, dibandingkan warna-warna yang lain dalam roda warna. Kuning memberikan kesan hidup dan segar pada ruangan, karenanya sesuai untuk ruangan yang kurang mendapat sinar matahari. Jika digunakan di kamar tidur, warna kuning bisa memperbaiki mood yang jelek.

Tiga Alasan Memilih Warna Hangat

Arah hadap ruang.

Orientasi atau arah hadap ruang akan menentukan banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh sebuah ruangan di siang hari. Ada arah-arah hadap tertentu— seperti utara— yang membuat sebuah ruangan cenderung menerima sedikit sinar matahari. Akibatnya ruangan menjadi gelap. Agar ruangan tak berkesan dingin dan lembab, pilihlah warna cerah seperti kuning dan oranye.

Jumlah cahaya alami yang masuk.

Poin kedua ini sebenarnya masih berhubungan dengan poin pertama tadi. Hanya saja untuk poin ini, jumlah jendela dari suatu ruangan turut andil dalam menentukan banyak sedikitnya cahaya alami yang masuk. Jika ruangan Anda memiliki sedikit jendela atau jendela yang ada kecil-kecil, Anda bisa mencoba menerapkan warna-warna dari kelompok warna hangat untuk mencerahkan ruangan yang kekurangan cahaya alami.

Ukuran (luas) ruangan.

Warna-warna hangat memberi kesan akrab dan intim dalam suatu ruangan. Selain itu, warna-warna ini juga memberi kesan jarak yang dekat. Jadi jika Anda merasa bahwa kamar Anda telalu besar dan kosong, cobalah kuning dan oranye. Sementara jika ruangan Anda kecil/sempit, warna-warna ini bisa juga digunakan hanya saja pilihlah dalam gradasi yang muda. (Tabloid Rumah)

Judul Artikel : Warna Ceria untuk Kamar Tidur

adsense-fallback