Agar Tidak menjadi Korban Penipuan Saat membeli Rumah

Agar Tidak menjadi Korban Penipuan Saat membeli Rumah.

Membeli rumah adalah impian hampir semua orang, khususnya bagi Anda yang sudah berkeluarga. Tetapi bagi Anda yang belum berumah tangga membeli rumah dapat dijadikan sebagai salah satu investasi. Namun tidak sedikit orang yang harus menunda mimpinya tersebut karena tertipu oleh para pengembang nakal.

Agar Anda tidak menjadi korban para penipu baik pada saat transaksi ataupun pada saat anda mencari atau sedang mensurvei rumah yang sedang anda cari. Tips mencari rumah dijual sangat penting untuk kita ketahui agar setiap saat kita  selalu waspada dalam kondisi apapun karena mencegah lebih baik dari pada sudah terjadi. Kejadian penipuan pada saat pembelian atau transaksi jual beli rumah memang sangat sering terjadi. Berikut adalah beberapa tips agar kita tidak tertipu saat beli rumah.

adsense-fallback
  1. Memilih notaris yang terpercaya, untuk bertransaksi dengan penjual gunakan notaris yang sudah biasa menangani proses jual beli rumah agarer tidak terjadi penipuan dalam proses dokumen jual beli.
  2. Memeriksa kondisi rumah, sebelum membeli rumah periksalah kondisi rumah tersebut apakah kondisi ruangan seperti dinding, lantai, pintu, jendela, dan atap masih bagus.
  3. Mengecek kelengkapan dokumen rumah, untuk dokumen rumah sangatlah penting kelengkapannya seperti SHM, IMB, dan PBB.
  4. Lokasi Sekitar Rumah. Perhatikan lokasi sekitar  rumah, pastikan linkungan sekitar tidak terjadi banjir dan tidak dekat dengan lokasi yang tidak disukai oleh orang banyak.
  5. Usahakan lokasi tidak terlalu jauh dari tempat kerja. Jika anda sedang bekerja maka carilah tempat yang dekat dari rumah anda. Hal ini sangat penting karena banyak keluhan yang terjadi ketika rumah jauh dari tempat kerja.
  6. Pilih rumah minimalis. Rumah minimalis merupakan rumah yang banyak dicari oleh masyarakat, oleh karenanya rumah minimalis sangat melonjak harganya. Membeli rumah ini tidak akan merugikan anda bahkan akan menguntungkan karena harganya yang terus meningkat.

Kredibilitas pengembang sangat penting, sebab dengan perusahaan inilah konsumen melakukan ikatan hukum. Konsumen relatif lebih aman membeli rumah dari pengembang yang sudah go public. Mereka umumnya tidak terpengaruh regulasi perbankan, karena punya banyak alternatif sumber dana, sehingga risiko keterlambatan pembangunan tidak terlalu besar.

Reputasi pengembang (seperti sering mengecewakan konsumen) dapat dilihat dari surat pembaca atau liputan media massa tentang kasus-kasus perumahan. Bisa juga dengan menghubungi Real Estat Indonesia (REI), Yayasan Lembaga Konsumen, atau Lembaga Advokasi Konsumen Properti Indonesia.

Carilah pengembang yang bekerjasama dengan bank sebab berarti mereka telah dievaluasi.

Pastikan area tanah yang dibangun perumahan telah terbit sertifikat induknya. Konsumen berhak menanyakan dan melihat sendiri sertifikat itu. Jika legalitas lokasi perumahan yang akan dibeli masih berupa izin lokasi, sangat tinggi risikonya. Untuk itu, tanyakan dulu salinan induk sertifikatnya. Pengembang yang baik tidak akan segan-segan menunjukkannya.

Konsumen juga dapat membuat perjanjian dengan pengembang terkait ketepatan waktu serah terima dan kualitas bangunan sebelum melakukan booking fee. Misalnya, bila pengembang terlambat menyerahkan surat perjanjian jual beli (SPJB) maka mereka akan  terkena denda 1/1000 dari nilai bangunan. Pengembang yang baik biasanya tidak akan keberatan.

Tips mencari rumah dijual yang harus anda pahami agar tidak terjadi penipuan terhadap anda. Jangan pernah mempercayai orang yang belum anda kenal terutama jika anda sedang mencari  rumah dijual, pastikan anda tidak tertipu karena kerugian terhadap penipuan rumah ini sangat besar.

Judul Artikel : Agar Tidak menjadi Korban Penipuan Saat membeli Rumah

Pencarian Terkait:

adsense-fallback